
Psikologi / Motivasi / Kepemimpinan
Psikologi / Motivasi / KepemimpinanEfek Bell
Bell effect
Membayangkan kesuksesan membentuk gambaran mental yang jelas tentang tujuan.
Popularitas
Kegunaan
Alias
Prinsip visualisasi kesuksesan
Domain
Motivasi, penetapan tujuan, kepemimpinan, pengembangan diri
Definisi
- Efek Bell memegang pandangan bahwa membayangkan kesuksesan dengan jelas membangun kepercayaan diri yang membuat kesuksesan menjadi jauh lebih mungkin — bayangkan hasilnya dan Anda sudah sebagian jalan menuju ke sana.
Gagasan inti
- Membayangkan kesuksesan membentuk gambaran mental yang jelas tentang tujuan.
- Gambaran itu membangun kepercayaan diri, dan kepercayaan diri mendorong tindakan.
- Percaya bahwa Anda bisa berhasil adalah separuh dari perjuangan.
Cara kerjanya
- Membayangkan kesuksesan secara mental memperjelas target dan jalannya.
- Kepercayaan diri yang dihasilkan meningkatkan ketekunan dan mengurangi ketakutan.
- Tindakan yang penuh kepercayaan diri dan ketekunan meningkatkan peluang untuk benar-benar berhasil.
Contoh penggunaan
- Sebelum presentasi besar, seorang pembicara yang membayangkan penyampaian yang sukses secara jelas akan merasa lebih percaya diri dan tampil lebih baik daripada yang fokus pada kegagalan.
Contoh terkenal
- Contoh: Dikutip sebagai Efek Bell tentang kekuatan membayangkan kesuksesan.
- Mengapa cocok dengan aturan ini: Menghubungkan citra mental dan kepercayaan diri dengan hasil.
- Status verifikasi: Sebuah pepatah motivasi; atribusi spesifiknya tidak terverifikasi dengan baik, tetapi tumpang tindih dengan penelitian tentang citra mental dan efikasi diri (meskipun tidak menjamin hasil).
Kasus penggunaan / situasi penerapannya
- Menetapkan tujuan dan persiapan kinerja.
- Membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi tantangan.
- Motivasi dan pelatihan.
Kapan tidak digunakan / penyalahgunaan umum
- Jangan menganggap visualisasi sebagai pengganti persiapan dan usaha.
- Jangan terjerumus ke pemikiran magis bahwa hanya dengan membayangkan akan menghasilkan hasil.
- Jangan mengabaikan hambatan nyata dengan hanya fokus pada citra positif.
Asal usul aturan / gagasan
- Diciptakan oleh: Dikatakan oleh "Bell"; asal-usul tidak pasti.
- Tahun penemuan: Tidak diketahui.
- Negara / konteks asal: Literatur motivasi populer.
Dasar bukti / penelitian
- Sesuai dengan penelitian mengenai citra mental, efikasi diri, dan kinerja, dengan catatan bahwa kepercayaan diri harus disertai tindakan.