
Manajemen / Interpersonal / Komunikasi
Manajemen / Interpersonal / KomunikasiHukum Dillondo
Dillondo's Law
Orang sangat menghargai martabat dan harga diri mereka — 'muka' mereka.
Popularitas
Kegunaan
Alias
Hukum Dilondo / prinsip "wajah"
Domain
Manajemen, hubungan interpersonal, komunikasi, kepemimpinan
Definisi
- Hukum Dillondo berpendapat bahwa keinginan untuk melindungi "wajah" (martabat dan harga diri) adalah kekuatan yang kuat dalam interaksi manusia, dan mengabaikannya adalah penyebab utama perselisihan dan konflik sehari-hari.
Gagasan inti
- Orang sangat menghargai martabat dan harga diri mereka — 'wajah' mereka.
- Ancaman terhadap wajah memicu perlawanan dan konflik yang tidak proporsional.
- Menjaga wajah orang lain mempermudah kerja sama dan mencegah perselisihan.
Cara kerjanya
- Dalam interaksi, individu terus-menerus membela citra diri mereka.
- Ketika sebuah komentar atau tindakan membuat seseorang kehilangan muka, mereka bereaksi secara defensif.
- Mengakui dan melindungi muka mengubah potensi konflik menjadi kerja sama.
Contoh penggunaan
- Seorang manajer mengoreksi seorang karyawan secara pribadi daripada di depan rekan-rekan, menjaga martabat karyawan dan menghindari kebencian yang bisa ditimbulkan oleh teguran di depan umum.
Contoh terkenal
- Contoh: Dikutip dalam literatur manajemen mengenai peran "muka" dalam konflik tempat kerja.
- Mengapa sesuai dengan aturan ini: Ini menempatkan perselisihan sehari-hari sebagai kegagalan dalam melindungi martabat.
- Status verifikasi: Pepatah manajemen dengan asal usul yang tidak jelas; dinamika "muka" yang mendasarinya terdokumentasi dengan baik dalam psikologi sosial.
Kasus penggunaan / situasi penerapannya
- Memberikan umpan balik dan kritik.
- Negosiasi dan penyelesaian konflik.
- Komunikasi lintas budaya dan interpersonal.
Kapan tidak digunakan / penyalahgunaan umum
- Jangan melindungi muka sampai menghindari umpan balik yang jujur dan diperlukan.
- Jangan biarkan 'menjaga muka' menjadi alasan untuk menutupi masalah yang nyata.
- Jangan menganggap kekhawatiran tentang muka berlaku sama di semua budaya.
Asal usul aturan / gagasan
- Diciptakan oleh: Dihubungkan dalam literatur manajemen ke "Dillondo"; sumber spesifik tidak terverifikasi.
- Tahun penemuan: Modern; tidak memiliki tanggal pasti.
- Negara / konteks asal: Literatur manajemen populer.
Dasar bukti / penelitian
- Konsisten dengan penelitian psikologi sosial tentang muka, harga diri, dan teori kesopanan.