
Ekonomi; Pengambilan keputusan; Statistik / Analisis regresi
Ekonomi; Pengambilan keputusan; Statistik / Analisis regresiEfek Marjinal
Marginal Effect
Jangan menilai suatu pilihan hanya berdasarkan total pentingnya. Tanyakan apa yang berubah pada batasnya jika ada satu unit lagi, satu dolar lagi, atau satu langkah lagi.
Popularitas
Kegunaan
Alias
Marginal Effect / Utilitas Marginal / Manfaat Marginal / Biaya Marginal / Analisis Marginal / Penurunan Utilitas Marginal
Domain
Mikroekonomi / Strategi bisnis / Kebijakan publik / Perilaku konsumen / Ekonometrika / Analisis data
Definisi
- Efek marjinal adalah perubahan tambahan dalam suatu hasil yang berasal dari satu unit tambahan atau satu penyesuaian kecil dalam suatu input.
- Dalam ekonomi, itu sering berarti manfaat, biaya, pendapatan, atau kepuasan tambahan dari satu unit lagi.
- Dalam statistik, ini sering berarti bagaimana hasil yang diprediksi berubah ketika satu variabel penjelas berubah sedikit atau sebanyak satu satuan.
Gagasan inti
- Keputusan harus dinilai secara marginal: “Apa yang terjadi jika kita membuat satu unit lagi?”
- Nilai dari unit berikutnya sering berbeda dari nilai unit sebelumnya.
- Pola ekonomi yang umum adalah utilitas marjinal yang menurun: ketika seseorang mengkonsumsi lebih banyak barang yang sama, kepuasan tambahan dari setiap unit tambahan cenderung menurun.
- Ringkasan kerja saat ini sebagian tidak akurat: efek marginal tidak semata-mata “keuntungan maksimum dengan biaya minimum,” dan itu tidak sama dengan optimalitas Pareto.
Cara kerjanya
- Identifikasi garis dasar saat ini.
- Tambahkan atau hapus satu unit, atau buat perubahan kecil.
- Bandingkan manfaat tambahan dengan biaya tambahan.
- Jika manfaat marjinal lebih besar daripada biaya marjinal, melakukan lebih banyak mungkin layak.
- Jika biaya marginal lebih besar daripada manfaat marginal, melakukan lebih banyak mungkin akan menjadi pemborosan.
- Aturan keputusan ekonomi yang umum adalah membandingkan manfaat marjinal dan biaya marjinal ketika memutuskan 'seberapa banyak' suatu aktivitas untuk dilakukan.
Contoh penggunaan
- Sebuah restoran mempertimbangkan untuk membuka satu jam ekstra setiap malam.
- Manfaat marjinal adalah pendapatan tambahan dari pelanggan selama jam itu.
- Biaya marjinal adalah tambahan tenaga kerja, listrik, bahan, dan pembersihan.
- Jika pendapatan tambahan lebih tinggi daripada biaya tambahan, membuka satu jam lagi mungkin masuk akal.
- Jika biaya tambahan lebih tinggi daripada pendapatan tambahan, membuka satu jam lagi mungkin tidak sepadan.
Contoh terkenal
- Contoh: Perbandingan berlian-air adalah contoh pengajaran klasik. Air sangat diperlukan, namun satu unit tambahan air mungkin bernilai sedikit ketika tersedia melimpah, sementara berlian yang langka dapat memiliki harga yang tinggi.
- Mengapa ini sesuai dengan aturan ini: Kontras menyoroti perbedaan antara kegunaan total dan nilai satu unit tambahan.
- Status verifikasi: Ini adalah ilustrasi ekonomi standar daripada satu peristiwa empiris tunggal.
Kasus penggunaan / situasi penerapannya
- Keputusan penetapan harga: apakah menurunkan harga sedikit meningkatkan total keuntungan.
- Keputusan produksi: apakah memproduksi satu unit lagi menguntungkan.
- Keputusan konsumen: apakah membeli satu barang lagi memberikan nilai tambahan yang cukup.
- Manajemen waktu: apakah menghabiskan satu jam lagi pada suatu tugas cukup meningkatkan hasilnya.
- Kebijakan publik: apakah satu unit pengeluaran tambahan menghasilkan manfaat sosial yang cukup.
- Analisis regresi: memperkirakan bagaimana hasil yang diprediksi berubah ketika satu variabel berubah.
Kapan tidak digunakan / penyalahgunaan umum
- Jangan bingungkan efek marjinal dengan efek total.
- Jangan berasumsi “lebih selalu lebih baik”; unit tambahan dapat memiliki nilai yang lebih rendah, nol, atau bahkan negatif.
- Jangan menggunakannya sebagai frasa samar yang berarti “efek kecil.”
- Jangan samakan langsung dengan optimasi Pareto. Efisiensi Pareto berarti tidak ada yang bisa dibuat lebih baik tanpa membuat orang lain menjadi lebih buruk; analisis marginal adalah metode untuk mengevaluasi perubahan bertahap.
- Jangan mengklaim bahwa itu selalu berarti “mencapai keuntungan ekonomi maksimum dengan biaya minimum.” Maksimisasi keuntungan mungkin menggunakan penalaran marjinal, tetapi efek marjinal itu sendiri lebih luas.
Asal usul aturan / gagasan
- Diciptakan oleh: Tidak ada satu orang pun yang menciptakan gagasan modern luas tentang efek marjinal. Berbagai bagian berasal dari tradisi utilitas marjinal dan kemudian analisis ekonomi serta statistik.
- Tahun penemuan: Tidak ada tanggal yang pasti. Tonggak penting termasuk karya Gossen pada pertengahan abad ke-19 dan revolusi marginal yang terkait dengan Jevons, Menger, dan Walras pada tahun 1870-an.
- Negara / konteks asal: Konsep ini berkembang terutama dari teori ekonomi Eropa dan kemudian menyebar ke dalam analisis kuantitatif modern.
Inti praktis singkat
- Nilailah langkah berikutnya berdasarkan manfaat tambahan dan biaya tambahan, bukan berdasarkan total usaha yang sudah dikeluarkan.