
Manajemen / Filosofi Bisnis / Tanggung Jawab Sosial
Manajemen / Filosofi Bisnis / Tanggung Jawab SosialFilsafat Air Keran
Tap Water Philosophy
Buat produk yang baik menjadi melimpah dan murah, seperti air keran.
Popularitas
Kegunaan
Alias
Filsafat air keran / prinsip kelimpahan dan pelayanan
Domain
Manajemen, filosofi bisnis, tanggung jawab sosial, strategi
Definisi
- Filsafat Air Keran menyatakan bahwa suatu bisnis harus membuat barang berkualitas setidaknya sebanyak dan semurah air keran — tujuan akhirnya bukanlah keuntungan, melainkan memenuhi kewajibannya kepada masyarakat dan memenuhi harapan publik.
Gagasan inti
- Membuat produk yang baik menjadi melimpah dan murah, seperti air keran.
- Tujuan sejati bisnis adalah melayani masyarakat, bukan hanya mencari keuntungan.
- Keuntungan adalah ukuran seberapa baik tugas sosial itu terpenuhi.
Cara kerjanya
- Memproduksi barang berkualitas dalam jumlah besar dengan biaya rendah membuatnya dapat diakses secara luas.
- Hal ini melayani masyarakat dengan meningkatkan standar hidup secara umum.
- Keuntungan mengikuti sebagai produk sampingan dan indikator dari terpenuhinya misi tersebut.
Contoh penggunaan
- Seorang produsen menurunkan biaya dan meningkatkan skala produksi sehingga produk yang sebelumnya premium menjadi terjangkau bagi rumah tangga biasa — menjadikan akses luas sebagai misi dan keuntungan sebagai hasil.
Contoh terkenal
- Contoh: Konosuke Matsushita (pendiri Panasonic/Matsushita Electric), yang "Filsafat Air Keran" menempatkan misi perusahaan sebagai membuat barang berlimpah dan murah untuk memperkaya masyarakat.
- Mengapa cocok dengan aturan ini: Ini adalah filosofi bisnis yang dinyatakan sendiri oleh Matsushita.
- Status verifikasi: Mencerminkan "Filsafat Air Keran" Konosuke Matsushita yang terdokumentasi dengan baik.
Kasus penggunaan / situasi penerapannya
- Definisi misi dan tujuan.
- Tanggung jawab sosial dan akses.
- Strategi skala dan biaya.
Kapan tidak digunakan / penyalahgunaan umum
- Jangan mengejar volume dan harga rendah hingga menimbulkan kerugian yang tidak berkelanjutan.
- Jangan memperlakukan "pelayanan kepada masyarakat" sebagai slogan yang terlepas dari nilai nyata.
- Jangan mengabaikan bahwa bisnis harus tetap layak secara finansial untuk dapat melayani.
Asal usul aturan / gagasan
- Diciptakan oleh: Konosuke Matsushita, pendiri Matsushita Electric (Panasonic).
- Tahun penciptaan: Awal–pertengahan abad ke-20.
- Negara / konteks asal: Jepang.
Dasar bukti / penelitian
- Mencerminkan filosofi bisnis yang terdokumentasi; konsisten dengan pemikiran manajemen berbasis tanggung jawab sosial dan tujuan.