
Psikologi / Pengambilan Keputusan / Kepemimpinan
Psikologi / Pengambilan Keputusan / KepemimpinanEfek visi terowongan
Tunnel Vision Effect
Titik pandang yang sempit membatasi apa yang dapat Anda lihat dan pertimbangkan.
Popularitas
Kegunaan
Alias
Penglihatan terowongan / efek bidang sempit
Domain
Psikologi, manajemen, strategi, pengambilan keputusan
Definisi
- Efek visi terowongan menjelaskan bagaimana seseorang yang terjebak pada sudut pandang sempit hanya melihat apa yang ada di depan — seolah-olah melihat melalui terowongan — dan kehilangan pandangan terhadap konteks yang lebih luas.
Gagasan inti
- Sudut pandang yang sempit membatasi apa yang bisa Anda lihat dan pertimbangkan.
- Tanpa luasnya pandangan, Anda akan melewatkan peluang dan ancaman di sisi lain.
- Memperluas perspektif sangat penting untuk penilaian yang tepat.
Cara kerjanya
- Seseorang yang berada jauh di dalam "terowongan" hanya melihat lingkaran cahaya kecil di depannya.
- Informasi di sekitar — alternatif, risiko, konteks — berada di luar bidang pandang.
- Keputusan yang diambil dari bidang sempit ini secara sistematis tidak lengkap.
Contoh penggunaan
- Seorang manajer yang terfokus pada satu metrik saja mengoptimalkannya tanpa henti sambil tidak menyadari bahwa pasar yang lebih luas telah berubah, sehingga perusahaan menjadi rentan.
Contoh terkenal
- Contoh: Sering dijelaskan dengan perumpamaan tentang seseorang yang hanya bisa melihat apa yang ada tepat di depannya dan terkejut oleh apa yang diabaikannya.
- Mengapa sesuai dengan aturan ini: Ini menggambarkan secara dramatis bagaimana sudut pandang yang terbatas menyebabkan kegagalan yang dapat dihindari.
- Status verifikasi: Metafora yang banyak digunakan dalam manajemen dan psikologi; bukan hukum yang secara resmi dikodifikasi.
Kasus penggunaan / situasi penerapannya
- Pengambilan keputusan strategis dan perencanaan.
- Perspektif dan visi kepemimpinan.
- Menghindari penyempitan kognitif di bawah tekanan.
Kapan tidak digunakan / penyalahgunaan umum
- Jangan bingungkan fokus yang sehat dengan pandangan sempit; fokus bisa dilakukan secara sengaja.
- Jangan gunakan "keluasaan" sebagai alasan untuk tidak pernah berkomitmen atau mengambil keputusan.
- Jangan berasumsi bahwa lebih banyak informasi selalu memperluas pandangan — relevansi yang penting.
Asal usul aturan / gagasan
- Diciptakan oleh: Tidak ada satu penulis tunggal; sebuah metafora psikologi/manajemen yang banyak digunakan.
- Tahun penciptaan: Modern.
- Negara / konteks asal: Literatur manajemen dan psikologi yang populer.
Dasar bukti / penelitian
- Konsisten dengan penelitian tentang penyempitan perhatian, framing, dan bias keputusan.