
Tidak diketahui
Tidak diketahuiEfek Memori Zeigarnik
Zeigarnik Memory Effect
Memulai sebuah tugas dan meninggalkan langkah berikut yang jelas namun belum selesai dapat mempermudah untuk mengingat dan kembali ke tugas tersebut, tetapi efeknya bergantung pada konteks dan tidak boleh dianggap sebagai hukum memori yang pasti.
Popularitas
Kegunaan
Alias
Tidak diketahui
Domain
Tidak diketahui
Definisi
- Efek Memori Zeigarnik adalah ekspresi yang berfokus pada memori dari Efek Zeigarnik: tugas yang belum selesai atau terputus sering lebih mudah diingat daripada tugas yang telah selesai dan lebih mungkin kembali teringat nanti.
Gagasan inti
- Sebuah tugas yang belum selesai dapat tetap aktif secara mental karena tujuannya belum mencapai penutupan. Keadaan yang belum terselesaikan ini mungkin membuat tugas tersebut lebih mudah diingat daripada tugas yang sudah selesai.
Cara kerjanya
- Seseorang memulai sebuah tugas dan membentuk niat untuk menyelesaikannya.
- Jika tugas terganggu sebelum selesai, niatnya mungkin tetap aktif secara psikologis.
- Keadaan yang belum terselesaikan itu dapat membuat informasi terkait lebih mudah diambil dan dapat mendorong orang untuk kembali ke tugas tersebut.
- Setelah tugas selesai atau secara andal dialihkan ke luar, ketegangan mental biasanya menurun dan keuntungan memori mungkin melemah.
Contoh penggunaan
- Seorang mahasiswa mulai menulis esai tetapi berhenti setelah membuat kerangka. Karena tugas tersebut belum selesai, esai itu terus terlintas di pikiran, sehingga lebih mudah untuk melanjutkannya nanti.
Contoh terkenal
- Contoh: Eksperimen Bluma Zeigarnik pada tahun 1927 tentang perbedaan daya ingat antara tugas yang selesai dan yang terputus.
- Mengapa ini sesuai dengan aturan ini: Eksperimen tersebut secara langsung membandingkan pengingatan selanjutnya untuk tugas yang terputus versus tugas yang selesai.
- Status verifikasi: Sering dikutip sebagai temuan psikologi klasik, meskipun penelitian modern lebih berhati-hati tentang seberapa stabil dan umum efek tersebut.
Kasus penggunaan / situasi penerapannya
- Belajar: berhenti setelah memulai sub-tugas yang jelas sehingga pikiran tetap aktif.
- Menulis: berhenti sejenak setelah merancang atau menulis draf sebuah kalimat untuk memudahkan masuk kembali.
- Desain produk: bilah kemajuan, langkah onboarding yang belum selesai, dan draf yang disimpan dapat mendorong kembalinya pengguna.
- Bercerita: cliffhanger dapat membuat alur cerita yang belum terselesaikan tetap aktif dalam ingatan.
- Manajemen tugas: menuliskan tugas yang belum selesai dapat mengurangi beban mental sekaligus mempertahankan niat.
Kapan tidak digunakan / penyalahgunaan umum
- Jangan menganggapnya sebagai bukti bahwa pekerjaan yang belum selesai selalu diingat lebih baik; bukti modern menunjukkan efek ini tidak selalu dapat diandalkan secara universal.
- Jangan bingungkan dengan Efek Ovsiankina, yang merupakan kecenderungan untuk melanjutkan tugas yang terhenti.
- Jangan menggunakannya untuk membenarkan menciptakan kecemasan yang tidak perlu atau 'loop terbuka' yang tiada akhir.
- Jangan menggambarkannya hanya sebagai 'orang dilahirkan dengan dorongan untuk menyelesaikan segalanya'; itu terlalu luas dan bukan definisi standar.
Asal usul aturan / gagasan
- Diciptakan oleh: Tidak secara formal 'diciptakan'; biasanya dikaitkan dengan penelitian Bluma Zeigarnik pada tahun 1927.
- Tahun penemuan: 1927.
- Negara / konteks asal: Soviet / psikologi Gestalt dan penelitian tentang tugas yang terputus.
Inti praktis singkat
- Memulai sebuah tugas dan meninggalkan langkah berikut yang jelas namun belum selesai dapat mempermudah untuk mengingat dan kembali ke tugas tersebut, tetapi efeknya bergantung pada konteks dan tidak boleh dianggap sebagai hukum memori yang pasti.
Ringkasan kerja saat ini
Memulai sebuah tugas dan meninggalkan langkah berikut yang jelas namun belum selesai dapat mempermudah untuk mengingat dan kembali ke tugas tersebut, tetapi efeknya bergantung pada konteks dan tidak boleh dianggap sebagai hukum memori yang absolut.